Laman

Mengenai Saya

Foto saya
calon forester uniLa yang biasa saja tapi selalu berusaha untuk menjadi Luar Biasa..... aminnn

Kamis, 03 Februari 2011

5 Keutamaan Istighfar


Muhammad Shalih Al-Khuzaim dalam bukunya Shifat Shalat Qiyamullail, menjelaskan bahwa istighfar merupakan penutup amal saleh, penutup shalat, haji, puasa, dan juga penutup majelis. Istighfar berfungsi untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang diperbuat selama melaksanakan ibadah tersebut. Selain itu, istighfar juga sebagai penyebab utama mendapatkan ampunan Allah SWT.
Karena itu, setiap Muslim hendaknya memperbanyak istighfar dalam berbagai kesempatan. Minimal mengucapkan: Astaghfirullah, Rabbighfirli, Allahummaghfirli, dan yang lainnya. Melalui istighfar tersebut seseorang akan memperoleh banyak keutamaan.
Pertama, dihapus kejelekannya dan diangkat derajatnya. “Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nisa’ [4]: 110).
Kedua, dilapangkan rezeki, anak, harta, dan penyebab turunnya hujan. “Maka Aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?” (QS Nuh [71]: 10-13).
Ketiga, ditambah kekuatannya. “Dan (dia berkata): ‘Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa’.” (QS Hud [11]: 52).
Keempat, dilenyapkan dosanya. Setiap dosa meninggalkan noda hitam pada hati. Noda hitam bisa lenyap dengan melakukan istighfar. “Sesungguhnya bila seorang Mukmin melakukan satu dosa, pada hatinya timbul satu noda hitam. Bila dia bertobat, berhenti dari maksiat, dan beristighfar, niscaya mengilap hatinya.” (HR Ahmad).
Kelima, dimudahkan segala urusannya. “Barangsiapa membiasakan diri untuk beristighfar, Allah akan memberikan jalan keluar baginya dari setiap kesulitan, akan memberikan kebahagiaan dari setiap kesusahan, dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).
Untuk itu, ketahuilah, dalam sebuah atsar disebutkan bahwa, “Sesungguhnya Iblis pernah berkata: ‘Aku membinasakan manusia dengan dosa, dan mereka membinasakanku dengan La Ilaha Illallah dan istighfar’.” Wallahu a’lam. [ Hikmah Republika ]

Rabu, 02 Februari 2011

Mukernas JIMMKI (Jaringan Intelektual Mahasiswa Muslim Kehutanan Indonesia) ke - 3


Bogor - Dalam rangka perencanaan program kerja selama setahun masa jabatan, Jaringan Intelektual Mahasiswa Muslim Kehutanan Indonesia (JIMMKI) menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang bertempat di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) dari tanggal (21/01) sampai tanggal (23/01).
Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 50 mahasiswa yang berasal dari empat universitas, dan merupakan anggota JIMMKI. Dari sepuluh Universitas anggota JIMMKI yang terdaftar, hanya peserta dari empat Universitas yang hadir yaitu, IPB, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Lampung (Unila), Institut Pertanian Yogyakarta (Instiper Yogyakarta).
“Selain membahas program kerja, musyawarah ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan mengakrabkan diri antar sesama anggota JIMMKI, juga mengadakan jalan-jalan bersama di sekitar kampus IPB Dramaga,” papar Hafizh Akbar, salah seorang anggota JIMMKI dari IPB, kepada Studenta Jurnal Bogor, beberapa waktu lalu.
Organisasi yang baru berdiri tahun 2005 ini, lanjutnya, mempunyai empat Departemen yang terdiri dari Departemen Pembinaan, Departemen Aktualisasi Gerak , Departemen Jaringan, serta Departemen Media dan Opini. Dalam musyawarah ini masing-masing departemen membahas program kerja yang berhubungan dengan bidang departemennya. ”Fokus pembahasan musyawarah ini megenai dua hal yaitu, bagaimana memperbaiki sistem komunikasi antar anggota agar dapat mencapai mufakat dan kaderisasi nasional,” tandasnya.

Safrina Ayu Trisnawati